Ekor Ganda Komet Neowise

Oleh A. Gunawan Admiranto
16 Juli 2020

 

Tidak lama lagi langit malam kita dihiasi oleh sebuah fenomena yang cukup istimewa, yaitu munculnya sebuah komet yang cukup terang. Komet ini ditemukan oleh para astronom yang melakukan pengamatan menggunakan teleskop ruang angkasa Neowise pada tanggal 27 Maret 2020. Pada saat itu komet tersebut terletak pada jarak 300 juta kilometer dari Matahari dan 250 juta kilometer dari Bumi.

            Selama beberapa waktu komet Neowise ini hanya bisa diamati dari belahan Bumi utara, tetapi mulai tanggal 19 Juli 2020 komet ini bisa dilihat dari belahan Bumi selatan pada sore hari dan cukup terang sehingga bisa dilihat dengan menggunakan mata telanjang. Komet Neowise ini menjadi komet yang sangat terang pada awal Juli dan memunculkan dua ekor yaitu ekor debu dan ekor ion.

            Bagaimana itu bisa terjadi? Pada saat komet bergerak mendekati Matahari tumbuhlah ekor komet yang semakin bertambah panjang dengan semakin dekatnya komet itu ke matahari. Ekor komet ini muncul karena bahan?bahan yang ada di bagian yang menyelubungi inti (bagian coma) menguap akibat hembusan angin surya (partikel?partikel yang dipancarkan oleh matahari). Arah ekor komet selalu menjauhi arah Matahari dan segaris dengan arah matahari?komet. Anda dapat membayang­kan arah ekor komet seperti bayangan suatu benda yang muncul bila benda itu bergerak mengitari sebuah lampu. Ekor ini bisa mencapai panjang sekitar 150.000.000 km sehingga komet bisa menjadi benda terbesar yang ada di tata surya kita. Meskipun demikian kerapatan komet sangat kecil, jauh lebih kecil dari pada kerapatan partikel dalam ruang hampa terbaik yang bisa dibuat di dalam laboratorium di bumi.

            Ekor debu pada sebuah komet muncul akibat pergerakan komet itu sendiri, sedangkan ekor ion muncul akibat semburan partikel yang datang dari Matahari. Ekor debu biasanya berwarna putih sedangkan ekor ion berwarna biru. Panjang ekor ion ini berubah-ubah tergantung jarak komet tersebut dari matahari, semakin dekat jarak komet dengan matahari, semakin panjang ekor ion ini karena pancaran partikel energi tinggi yang jatuh padanya semakin deras.

Ekor debu dan ekor ion yang muncul pada komet Hale-Bopp

 

 

 

 

 

Comments