Konjungsi Jupiter dan Saturnus dengan Bulan

Oleh A. Gunawan Admiranto
06 Juli 2020

Pada hari-hari ini, kita bisa menjumpai peristiwa langka yang terjadi di langit, yaitu Bulan, Jupiter, dan Saturnus berada di daerah langit yang sama dan membentuk sebuah segitiga yang tampak indah dipandang mata, apalagi kalau dilihat dengan menggunakan sebuah binokular.

Benda-benda langit yang tampak bergerak pada malam hari mengalami perubahan posisi secara terus menerus. Bila dua benda langit tampak berada pada posisi yang sama di langit, maka mereka berada dalam posisi konjungsi. Peristiwa konjungsi inilah yang terjadi pada planet Jupiter, Saturnus, dan Bulan pada hari-hari ini.

           Planet-planet di tata surya dilihat dari orbitnya mengelilingi Matahari digolongkan menjadi dua, yaitu planet inferior dan planet superior. Planet inferior adalah planet yang orbitnya berada di sebelah dalam orbit Bumi, dan yang tergolong ke dalam planet inferior ini adalah Merkurius dan Venus. Planet superior adalah planet yang orbitnya berada di luar orbit Bumi, dan yang tergolong ke dalam planet superior adalah Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Inilah yang menyebabkan planet-planet superior selalu tampak di langit pada malam hari.

            Karena kecepatan orbit planet-planet mengelilingi Matahari berbeda-beda satu sama lain, maka posisi mereka selalu berubah satu sama lain juga. Kadang-kadang pada satu kesempatan yang cukup langka terjadi berlangsung konjungsi antara planet superior dengan Bulan seperti yang sekarang terjadi (khusus peristiwa ini berlangsung setiap 20 tahun).

Pada malam hari ketiga benda langit tersebut akan tampak bersama-sama terus, dari terbit hingga terbenamnya. Untuk mencari  mereka, kita tinggal mencari Bulan dan bila ada dua benda langit terang yang terdapat di dekatnya, maka benda-benda langit itu adalah Jupiter dan Saturnus.

           

Comments