Mars Terhalang Bulan Awal Ramadan Kali Ini!

Oleh Andi Pangerang
12 April 2021

Halo, Sahabat Edusainsa semua!

Selamat menyongsong bulan suci Ramadan 1442 Hijriah bagi Sahabat semua yang beragama Islam. Pekan pertama Ramadan mendatang akan menjadi waktu yang patut ditunggu-tunggu bagi Sahabat yang ingin berburu langit malam, mengapa? Karena, planet Mars yang berwarna kemerah-merahan ini akan terhalangi oleh Bulan sabit yang melintas di depannya. Fenomena ini disebut juga Okultasi Lunar (Lunar Occultation) atau Okultasi, yakni ketika benda langit (seperti planet, bintang, dsb) terhalang oleh Bulan.

Fenomena ini akan terjadi pada 17 April 2021 dan dapat diamati dari arah Barat-Barat Laut selepas awal malam usai Sahabat menunaikan ibadah Tarawih pada malam ke-6 Ramadan.

Bulan berumur 5 hari dengan iluminasi 24% dan sudut diameter 29,76 menit busur akan melintas di depan Mars yang kecerlangannya +1,45 dengan sudut diameter seperduabelas menit busur atau 1/357 kali lebih kecil dibandingkan dengan sudut diameter Bulan. Pada kenyataannya, Mars berjarak 285.500.000 km dari Bumi, sedangkan Bulan berjarak 401.400 km dari Bumi. Sementara itu, Mars berukuran hampir dua kali ukuran Bulan. Hal ini membuat Mars tampak jauh lebih kecil dibandingkan dengan Bulan. Dua benda langit ini tampak berdekatan oleh pengamat di Bumi dikarenakan Bulan segaris dengan Mars dan Bumi.

Mars akan berada di sisi tenggara (kiri atas) Bulan selama sekitar 15 detik sebelum akhirnya terhalang oleh Bulan selama hampir satu jam dan Mars mulai muncul dari sisi barat daya (kiri bawah) Bulan hingga akhrinya muncul seluruhnya setelah sekitar 15 detik berikutnya.

Berikut ini jadwal ketampakan untuk kota-kota besar di Indonesia yang dapat menyaksikan fenomena ini:

(Delta T (selisih Universal Time dan Dynamical Time) menggunakan 72 detik)

Sumatera

Nama Kota

Kontak
Awal Parsial

Kontak
Awal Okultasi

Puncak
Okultasi

Sudut
Elongasi

Kontak Akhir
Okultasi

Kontak Akhir
Parsial

Sabang

20.09.06 WIB

20.09.21 WIB

20.51.17 WIB

03’12,50”

21.29.07 WIB

21.29.19 WIB

Banda Aceh

20.09.29 WIB

20.09.44 WIB

20.51.28 WIB

03’30,15”

21.29.06 WIB

21.29.18 WIB

Medan

20.15.44 WIB

20.15.58 WIB

20.55.31 WIB

03’51,50”

21.31.25 WIB

21.31.36 WIB

Gunungsitoli

20.17.28 WIB

20.17.43 WIB

20.55.16 WIB

06’16,14”

21.29.28 WIB

21.29.40 WIB

Padang

20.22.49 WIB

20.23.04 WIB

20.58.07 WIB

07’03,42”

21.30.14 WIB

21.30.26 WIB

Pekanbaru

20.21.39 WIB

20.21.54 WIB

20.58.36 WIB

05’21,55”

21.32.10 WIB

21.32.21 WIB

Tanjungpinang

20.23.35 WIB

20.23.38 WIB

21.00.22 WIB

03’46,87”

21.33.59 WIB

21.34.10 WIB

Jambi

20.25.29 WIB

20.25.43 WIB

21.00.22 WIB

06’16,58”

21.32.13 WIB

21.32.25 WIB

Palembang

20.27.37 WIB

20.27.50 WIB

21.01.08 WIB

06’56,14”

21.31.51 WIB

21.32.02 WIB

Pangkalpinang

20.27.13 WIB

20.27.26 WIB

21.01.42 WIB

05’42,14”

21.33.17 WIB

21.33.28 WIB

Bengkulu

20.28.09 WIB

20.28.25 WIB

20.59.46 WIB

08’42,30”

21.33.17 WIB

21.33.28 WIB

Tanjungkarang

20.31.20 WIB

20.31.35 WIB

21.01.28 WIB

08’51,68”

21.29.16 WIB

21.29.29 WIB

 

Jawa

Nama Kota

Kontak
Awal Parsial

Kontak
Awal Okultasi

Puncak
Okultasi

Sudut
Elongasi

Kontak Akhir
Okultasi

Kontak Akhir
Parsial

Serang

20.32.27 WIB

20.32.42 WIB

21.01.52 WIB

09’04,67”

21.29.02 WIB

21.29.15 WIB

Jakarta

20.32.34 WIB

20.32.49 WIB

21.01.09 WIB

08’51,64”

21.29.29 WIB

21.29.41 WIB

Bandung

20.33.41 WIB

20.33.56 WIB

21.02.26 WIB

09’10,14”

21.29.01 WIB

21.29.14 WIB

Semarang

20.33.30 WIB

20.33.45 WIB

21.03.15 WIB

08’04,94”

21.30.47 WIB
(bawah ufuk)

21.31.00 WIB
(bawah ufuk)

Yogyakarta

20.34.36 WIB

20.34.50 WIB

21.03.10 WIB

08’47,48”

21.29.39 WIB
(bawah ufuk)

21.29.52 WIB
(bawah ufuk)

Surabaya

20.33.36 WIB

20.33.49 WIB

21.03.41 WIB

07’21,35”

21.31.35 WIB
(bawah ufuk)

21.29.46 WIB
(bawah ufuk)

 

Bali dan Nusa Tenggara

Nama Kota

Kontak
Awal Parsial

Kontak
Awal Okultasi

Puncak
Okultasi

Sudut
Elongasi

Kontak Akhir
Okultasi

Kontak Akhir
Parsial

Denpasar

21.34.41 WITA

21.34.54 WITA

22.03.45 WITA

07’33,38”

22.30.48 WITA
(bawah ufuk)

22.30.59 WITA
(bawah ufuk)

Mataram

21.34.26 WITA

21.34.38 WITA

22.03.47 WITA
(bawah ufuk)

07’08,40”

22.31.07 WITA
(bawah ufuk)

22.31.18 WITA
(bawah ufuk)

Sumbawa Besar

21.34.06 WITA

21.34.18 WITA

22.03.48 WITA
(bawah ufuk)

06’32,68”

22.31.27 WITA
(bawah ufuk)

22.31.38 WITA
(bawah ufuk)

Labuan Bajo

21.33.39 WITA

21.33.50 WITA

22.03.39 WITA
(bawah ufuk)

05’34,34”

22.31.38 WITA
(bawah ufuk)

22.31.48 WITA
(bawah ufuk)

Waingapu

21.34.19 WITA

21.34.31 WITA

22.03.22 WITA
(bawah ufuk)

06’24,97”

22.30.34 WITA
(bawah ufuk)

22.30.44 WITA
(bawah ufuk)

 

Kalimantan

Nama Kota

Kontak
Awal Parsial

Kontak
Awal Okultasi

Puncak
Okultasi

Sudut
Elongasi

Kontak Akhir
Okultasi

Kontak Akhir
Parsial

Pontianak

20.27.01 WIB

20.27.12 WIB

21.02.33 WIB

02’35,73”

21.35.08 WIB

21.35.18 WIB

Palangkaraya

20.29.57 WIB

20.30.09 WIB

21.03.47 WIB

02’35,01”

21.35.00 WIB
(bawah ufuk)

21.35.12 WIB
(bawah ufuk)

Tanjungselor

21.30.26 WITA

21.30.37 WITA

22.03.00 WITA

03’06,94”

22.33.06 WITA
(bawah ufuk)

22.33.18 WITA
(bawah ufuk)

Samarinda

21.30.24 WITA

21.30.34 WITA

22.03.45 WITA

00’00,11”

22.34.34 WITA
(bawah ufuk)

22.34.44 WITA
(bawah ufuk)

Banjarmasin

21.30.40 WITA

21.30.51 WITA

22.03.56 WITA

03’15,61”

22.34.41 WITA
(bawah ufuk)

22.34.53 WITA
(bawah ufuk)

 

Sulawesi

Nama Kota

Kontak
Awal Parsial

Kontak
Awal Okultasi

Puncak
Okultasi

Sudut
Elongasi

Kontak Akhir
Okultasi

Kontak Akhir
Parsial

Manado

21.33.01 WITA

21.33.11 WITA

22.02.23 WITA
(bawah ufuk)

04’53,91”

22.29.54 WITA
(bawah ufuk)

22.30.04 WITA
(bawah ufuk)

Gorontalo

21.32.12 WITA

21.32.22 WITA

22.02.57 WITA
(bawah ufuk)

00’54,81”

22.31.40 WITA
(bawah ufuk)

22.31.49 WITA
(bawah ufuk)

Palu

21.31.12 WITA

21.31.23 WITA

22.03.38 WITA
(bawah ufuk)

00’54,79”

22.33.45 WITA
(bawah ufuk)

22.33.54 WITA
(bawah ufuk)

Majene

21.31.27 WITA

21.31.37 WITA

22.03.56 WITA
(bawah ufuk)

01’41,61”

22.34.07 WITA
(bawah ufuk)

22.34.16 WITA
(bawah ufuk)

Makassar

21.32.00 WITA

21.32.10 WITA

22.03.56 WITA
(bawah ufuk)

02’53,22”

22.33.37 WITA
(bawah ufuk)

22.33.45 WITA
(bawah ufuk)

Kendari

21.31.50 WITA

21.32.01 WITA

22.03.30 WITA
(bawah ufuk)

00’40,24”

22.33.01 WITA
(bawah ufuk)

22.33.10 WITA
(bawah ufuk)

Wakatobi

21.31.02 WITA

21.32.12 WITA

22.03.18 WITA
(bawah ufuk)

01’24,01”

22.32.29 WITA
(bawah ufuk)

22.32.39 WITA
(bawah ufuk)

 

Okultasi Mars oleh Bulan kali ini tidak dapat disaksikan oleh Sahabat yang berada di pulau Flores bagian timur, pulau Timor, Kepulauan Maluku, Propinsi Papua dan Propinsi Papua Barat.

Secara global, tahun 2021 ini hanya terjadi satu kali okultasi Mars oleh Bulan. Indonesia cukup beruntung karena mengalaminya di tahun ini, dan merupakan okultasi Mars yang pertama kali dialami oleh Indonesia di abad ke-21 setelah sempat terjadi sebelumnya pada tahun 1905, 1909, 1921, 1939, 1939, 1941, 1950, 1958, 1960 dan 1964. Okultasi Mars berikutnya akan terjadi pada 3 Oktober 2056, 7 Februari 2098, 28 Juli 2172 dan 2 November 2173.

Selamat menyaksikan fenomena yang langka ini, Sahabat! Semoga cuaca di tempat Sahabat cerah dan bersahabat. Salam Edusainsa!

Comments