Matahari di Atas Indonesia – Hari Tanpa Bayangan Matahari

Oleh Andi Pangerang
30 Agustus 2021

Indonesia terbentang dari 6 derajat Lintang Utara hingga 11 derajat Lintang Selatan dan dibelah oleh garis khatulistiwa. Dengan lokasi geografis seperti ini, Matahari akan berada di atas Indonesia dua kali setahun, yang pertama sudah terjadi sejak akhir Februari hingga awal April silam, sedangkan yang kedua akan terjadi antara tanggal 6 September hingga 21 Oktober mendatang. Ketika Matahari berada di atas Indonesia, tidak ada bayangan yang terbentuk oleh benda tegak tak berongga saat tengah hari. Sehingga, fenomena ini dapat disebut sebagai Hari Tanpa Bayangan Matahari. Fenomena ini selalu terjadi dua kali setahun untuk kota-kota atau wilayah yang terletak di antara dua garis. Garis Balik Utara (Tropic of Cancer; 23,4 derajat Lintang Utara) dan Garis Balik Selatan (Tropic of Capricorn; 23,4 derajat Lintang Selatan). Sementara itu, untuk kota-kota yang terletak tepat di Garis Balik Utara dan Garis Balik Selatan hanya akan mengalami hari tanpa bayangan Matahari sekali dalam setahun, yakni ketika Solstis Juni (20/21 Juni) untuk Garis Balik Utara maupun Solstis Desember (20/21 Desember) untuk Garis Balik Selatan. Di luar ketiga wilayah tersebut, Matahari tidak akan berada di Zenit ketika tengah hari sepanjang tahun, melainkan agak condong ke Selatan untuk belahan Bumi Utara maupun agak condong ke Utara untuk belahan Bumi Selatan.

Pada tanggal dan jam berapa sajakah Matahari akan berada di atas kota-kota besar di Indonesia? Berikut ini tabelnya (delta T = 69,5 detik):

Sumatera

       

 

No.

Kota

Tanggal

Waktu

 

1

Sabang

06 Sep

12.36.45

WIB

paling awal

 

2

Banda Aceh

07 Sep

12.36.20

WIB

 

 

3

Medan

13 Sep

12.21.15

WIB

 

 

4

Tanjungpinang

20 Sep

11.55.36

WIB

 

 

5

Pekanbaru

21 Sep

12.07.18

WIB

 

 

6

Padang

25 Sep

12.10.15

WIB

 

 

7

Jambi

27 Sep

11.56.31

WIB

 

 

8

Pangkalpinang

28 Sep

11.46.12

WIB

 

 

9

Palembang

30 Sep

11.51.00

WIB

 

 

10

Bengkulu

02 Okt

12.00.16

WIB

 

 

11

Bandarlampung

07 Okt

11.46.48

WIB

 

 

 

Jawa dan Madura

     

No.

Kota

Tanggal

Waktu

1

Serang

08 Okt

11.42.55

WIB

2

Jakarta

09 Okt

11.39.54

WIB

3

Bogor

10 Okt

11.39.51

WIB

4

Bandung

11 Okt

11.36.19

WIB

5

Semarang

11 Okt

11.25.04

WIB

6

Surabaya

11 Okt

11.15.44

WIB

7

Sumenep

11 Okt

11.11.18

WIB

8

Kep. Kangean

11 Okt

11.04.45

WIB

9

Surakarta

12 Okt

11.23.10

WIB

10

Pangandaran

13 Okt

11.31.39

WIB

11

Yogyakarta

13 Okt

11.24.47

WIB

12

Banyuwangi

14 Okt

11.08.35

WIB

 

Kalimantan

   

No.

Kota

Tanggal

Waktu

1

Nunukan

12 Sep

12.07.06

WITA

2

Tarakan

14 Sep

12.05.14

WITA

3

Tanjungselor

15 Sep

12.05.46

WITA

4

Pontianak

23 Sep

11.35.05

WIB

5

Samarinda

24 Sep

12.03.27

WITA

6

Balikpapan

26 Sep

12.03.46

WITA

7

Palangkaraya

28 Sep

11.14.59

WIB

8

Banjarmasin

01 Okt

12.11.19

WITA

 

Bali dan Nusa Tenggara

     

No.

Kota

Tanggal

Waktu

 

1

Buleleng

14 Okt

12.05.40

WITA

 

2

Denpasar

15 Okt

12.04.55

WITA

 

3

Mataram

15 Okt

12.01.19

WITA

 

4

Sumbawabesar

15 Okt

11.56.06

WITA

 

5

Labuhanbajo

15 Okt

11.46.14

WITA

 

6

Waingapu

18 Okt

11.44.06

WITA

 

7

Kupang

19 Okt

11.30.32

WITA

 

8

Rote Dao

21 Okt

11.31.58

WITA

paling akhir

 

Sulawesi

     

No.

Kota

Tanggal

Waktu

1

Miangas

08 Sep

11.31.23

WITA

2

Melonguane

12 Sep

11.29.35

WITA

3

Tahuna

13 Sep

11.33.58

WITA

4

Manado

19 Sep

11.34.25

WITA

5

Toli-toli

20 Sep

11.50.12

WITA

6

Gorontalo

21 Sep

11.40.50

WITA

7

Palu

25 Sep

11.52.12

WITA

8

Majene

02 Okt

11.53.28

WITA

9

Kendari

03 Okt

11.38.58

WITA

10

Wakatobi

06 Okt

11.33.49

WITA

11

Makassar

06 Okt

11.50.24

WITA

12

Selayar

08 Okt

11.45.44

WITA

 

Maluku dan Papua

No.

Kota

Tanggal

Waktu

1

Sofifi

21 Sep

12.22.51

WIT

2

Sorong

25 Sep

12.06.39

WIT

3

Manokwari

25 Sep

11.55.26

WIT

4

Biak

26 Sep

11.46.57

WIT

5

Jayapura

29 Sep

11.27.28

WIT

6

Ambon

02 Okt

12.16.37

WIT

7

Merauke

14 Okt

11.24.27

WIT

Agar masyarakat dapat menyaksikan fenomena ini, dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Siapkan benda tegak seperti tongkat atau spidol atau benda lain yg dapat ditegakkan.
  2. Letakkan di permukaan yang rata.
  3. Amati bayangan pada jam yang sudah ditentukan.
  4. Dapat mengabadikan fenomena ini melalui potret foto sebagai bukti kalau pada saat tersebut bayangan benda benar-benar tidak ada.

Demikian penjelasan mengenai hari tanpa bayangan di Indonesia. Semoga bermanfaat bagi masyarakat semua. Salam Antariksa!

Comments