Mengapa Bintang Bersudut di Tepinya?

Oleh Andi Pangerang
18 Juli 2020

Halo, Sahabat EduSains semua...

Pertanyaan ini mungkin pernah Sahabat pikirkan, bahkan penulis pun juga sempat bertanya demikian di dalam hati, "Kok bisa ya bintang itu ada sudutnya? Kadang 4, 5, 6, bahkan lebih dari itu." Pertanyaan kalian akan terjawab dalam artikel ini.

Mata kita merupakan anugerah Tuhan yang sempurna sebagia indera penglihatan. Bulu mata, bulu-bulu halus yang berada di tepi kelopak mata, tidak hanya berfungsi menangkis debu dan kotoran yang masuk ke mata, melainkan juga dapat membiaskan cahaya bintang yang BULAT.

Bulat? Iya, bintang memanglah bulat. Matahari saja berbentuk bulat masa' bintang berbentuk datar?

Ketika kelopak mata menutup saat menyipitkan mata, maka cahaya bintang dibiaskan oleh tepi kelopak mata. Pembiasan ini yang menyebabkan munculnya sudut di sekeliling cahaya bintang yang kita lihat.

Bulu Mata (kiri) dan Iris Mata (kanan) sebagai organ yang memberi sudut pada bintang

Ketika cuaca berangin, bulu mata akan bergerak sehingga sudut pada cahaya bintang akan bergerak perlahan dan berkelap-kelip. Mata kita dapat berkedip 10-15 kali setiap menitnya atau 4-6 detik setiap kedipan. Setelah berkedip, sudut pada cahaya bintang akan berubah posisinya dari semula. Iris atau selaput jala pada mata, terletak di antara sklera (bagian putih) dan pupil (bagian hitam) pada mata. Bentuk dari iris yang menyerupai jala ini juga memberi bentuk bersudut pada bintang.

Bagian-Bagian Mata (atas) dan Bagian-Bagian Lensa (bawah)

Itu jika kalian mengamati dengan mata telanjang. Bagaimana dengan alat optik buatan seperti kamera dan teleskop?


Bilah pada Penopang Lensa. Sumber: Wikipedia

Kamera dan teleskop dilengkapi oleh penopang lensa yang memiliki jumlah bilah yang akan menentukan banyaknya sudut pada bintang. Fungsi penopang lensa ini sama seperti fungsi pada bulu mata.

Perbandingan Jumlah dan Posisi Bilah Penopang Lensa terhadap Jumlah Sudut pada Bintang. Sumber: Wikipedia


Proses Pembentukan Bintang Bersudut ketika Cahaya Melalui Bilah Penopang Lensa. Sumber: Wikipedia

Selain itu, diafragma yang dilengkapi dengan bilah juga membiaskan cahaya dari bintang sehingga bintang tampak bersudut. Fungsi diafragma ini sama seperti iris pada mata.

Perbandingan Jumlah Bilah pada Apertur terhadap Jumlah Sudut pada Bintang. Sumber: Wikipedia

Demikian penjelasan mengenai alasan dibalik bintang yang bersudut. Semoga dapat menjawab rasa penasaran Sahabat EduSains semua.

Comments