Oposisi Mars Terjadi Pertengahan Oktober 2020, Besok Adalah Jarak Terdekatnya!

Oleh Andi Pangerang
05 Oktober 2020

Gambar 1. Orbit Mars Ketika Perige. Sumber: in-the-sky.org

 

Oposisi Mars adalah konfigurasi atau susunan ketika Matahari, Bumi dan Mars berada pada satu garis lurus dan Bumi terletak di antara Mars dan Matahari. Sebagaimana halnya pada Bulan ketika Purnama, Mars akan tampak lebih terang dari Bumi karena seluruh permukaan Mars yang menghadap Bumi terkena sinar Matahari. Selain itu, Mars juga akan tampak lebih bulat jika diamati dengan teleskop dibandingkan waktu-waktu lainnya.

Pada dasarnya, ketika oposisi Mars, jarak Bumi-Mars akan lebih dekat dibandingkan waktu-waktu lainnya.  Akan tetapi, dikarenakan kelonjongan orbit Mars 5,6 kali lebih besar dibandingkan Bumi, oposisi Mars tidak selalu bertepatan dengan perige Mars melainkan berselisih antara 4 hingga 8 hari.

Tahun ini, puncak perige Mars terjadi pada tanggal 6 Oktober 2020 pukul 21.18 WIB sedangkan puncak oposisi Mars terjadi pada tanggal 14 Oktober 2020 pukul 06.20 WIB. Baik perige maupun oposisi Mars terjadi rata-rata setiap 2 tahun sekali (antara 25-26 bulan). Perige Mars terakhir kali terjadi pada 31 Mei 2016 dan 31 Juli 2018, serta akan terjadi kembali pada 1 Desember 2022 dan 12 Januari 2025. Sementara itu, oposisi Mars terakhir kali terjadi pada 22 Mei 2016 dan 27 Juli 2018, serta akan terjadi kembali pada 8 Desember 2022 dan 16 Januari 2025.

Gambar 2. Orbit Mars Ketika Oposisi. Sumber: in-the-sky.org

Jarak Mars dari Bumi ketika puncak perige adalah 0,415 sa atau 62,1 juta kilometer dengan diameter sudut 22,6 detik busur dan skala kecerlangan -2,6. Sementara ketika oposisi, Mars berjarak 0,419 sa atau 62,7 juta kilometer dari Bumi dengan diameter sudut 22,3 detik busur dan skala kecerlangan -2,6.

Ketika perige, Mars dapat diamati sejak pukul 18.15 waktu lokal dari arah Timur hingga keesokan harinya (7 Oktober) pada pukul 05.15 waktu lokal dari arah Barat. Sementara itu, ketika oposisi, Mars dapat diamati pada malam sebelumnya (13 Oktober) sejak pukul 18.15 waktu lokal dari arah Timur hingga keesokan harinya (14 Oktober) pada pukul 05.15 waktu lokal dari arah Batat. Baik ketika perige maupun oposisi, Mars terletak di konstelasi Pisces. Ketinggian Mars ketika kulminasi pada tanggal 7 Oktober pukul 00.20 waktu lokal dan 13 Oktober pukul 23.40 waktu lokal bervariasi antara 73 hingga 90 derajat di arah Utara untuk wilayah Indonesia yang terletak pada lintang 6°LU sampai dengan 11°LS. Khusus untuk lintang 6°LU, Mars akan tepat di atas kepala ketika kulminasi.

Gambar 3. Posisi Mars Ketika Puncak Perige. Sumber: in-the-sky.org

Secara umum, Mars dapat diamati tanpa menggunakan alat bantu apapun. Akan tetapi, bagi masyarakat yang ingin menyaksikan permukaan Mars yang bulat, dapat diamati melalui teleskop. Pastikan kondisi cerah, bebas dari polusi cahaya dan penghalang yang menghalangi medan pandang saat melakukan pengamatan.

Selamat berburu planet Mars!

Comments